Jamin Kepuasan Pelanggan, Ini Langkah PDAM Bantaeng Antisipasi Berkurangnya Debet Air

Selasa, 26 Januari 2021 | 10:48 WITA
Penulis :
Direktur PDAM Bantaeng, Muhammad Nurfajri

BANTAENG, MELEK NEWS — Permasalahan air bersih seringkali menjadi polemik dan sorotan sejumlah pihak di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut membuat pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantaeng harus menyikapi dengan baik dan mengambil langkah untuk mengantisipasi akan terjadinya hal yang serupa di tahun 2021 ini.

Direktur PDAM Kabupaten Bantaeng, Muhammad Nurfajri mengatakan kalau pihaknya telah merancang sejumlah langkah untuk mengantisipasi agar nantinya tidak ada lagi warga yang akan mengeluh terkait macetnya air bersih PDAM.

Perlu disadari bahwa disaat-saat tertentu debet sumber air mengalami penyusutan seperti disaat musim kemarau.

Bukan hanya itu, menurut Nurfajri kalau saluran atau pipa air PDAM yang digunakan selama ini sudah tua

Untuk itu sejak tahun 2019 pihaknya telah mengajukan ke pemerintah pusat untuk penganggaran peremajaan saluran air PDAM.

“Karena banyak saluran air PDAM yang kita pakai selama ini masih instalasi atau pipa lama yakni sejak tahun 1980an, untuk itu kami mengajukan anggaran peremajaan” ucapnya saat ditemui di ruangannya, Senin (25/1/2021)

Namun sayangnya usulan anggaran perbaikan yang sebesar RP 24 miliar tersebut sampai dengan tahun 2021 ini belum juga terealisasi.

Untuk saat ini pihaknya juga telah mengambil langkah membagi beberapa zona untuk penyaluran air PDAM.

“Langkah yang kami tempuh saat ini untuk mengantisipasi pasokan air ke Masyarakat tetap lancar itu dengan membagi zona” tuturnya.

Dia menuturkan, Semisal untuk wilayah Kecamatan Pa’jukukang yang sumber airnya dari mata air yang berasal dari Campaga maka itu kita akan batasi khusus untuk Kecamatan Pa’jukukang saja.

“Kita akan tutup dibatas zona, jadi nantinya ketika air sampai dibatas zona maka air akan kembali mengalir ke daerah tersebut dalam artian air tidak akan mengalir menyeberang ke zona yang lain” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga terus mencari sumber mata air yang baru untuk mengantisipasi jika debet air di mata air yang digunakan saat ini mengalami penurunan.

“Sampai saat ini kami terus berusaha sumber mata air yang baru untuk membantu pasokan air bersih kemasyarakat” ungkapnya.

Terkait banyaknya kesalahpahaman dengan warga yang menganggap tagihan pembayaran rekening air PDAM mengalami kenaikan, Dirinya menjelaskan kalau sampai saat ini tarif pembayaran rekening air masih sama dengan yang tahun kemari dan belum mengalami kenaikan. (SHKM).