BANTAENG, MN.ID – Upaya menekan gejolak harga pangan terus digencarkan di Kabupaten Bantaeng. Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) bertajuk “Rabu Menyapa”, pemerintah daerah bersama Tim Penggerak PKK kembali turun langsung memastikan masyarakat mendapat akses bahan pangan dengan harga terjangkau
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan inflasi daerah yang kerap dipicu lonjakan harga kebutuhan pokok. Pemerintah tidak hanya fokus pada distribusi, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat dalam mengelola konsumsi pangan secara cerdas.
Pelaksanaan GPM dipusatkan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng di Jalan Ratulangi. Lokasi ini dipilih untuk memudahkan akses warga sekaligus menjadi titik distribusi berbagai komoditas strategis dengan harga di bawah pasaran.
Sejumlah bahan pangan penting disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, hingga aneka produk olahan. Pasokan berasal dari Bulog, kelompok kerja PKK, Kios Tani Buttattoa, serta pelaku UMKM lokal yang turut dilibatkan dalam rantai distribusi.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Selain memperpendek jalur distribusi, langkah ini juga membantu pelaku usaha kecil tetap bergerak di tengah tekanan ekonomi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Rahmania, bersama jajaran PKK tidak hanya hadir secara seremonial. Mereka aktif memberikan edukasi langsung kepada warga terkait pola konsumsi sehat dan cara memilih bahan pangan yang berkualitas
Dalam sesi edukasi, masyarakat diperkenalkan pada manfaat sejumlah komoditas lokal, termasuk sayur pare yang dikenal memiliki nilai kesehatan tinggi. Warga juga diberikan tips praktis berbelanja hemat tanpa mengurangi kualitas gizi keluarga
Pokja III PKK turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan berbagai olahan pangan siap konsumsi. Produk seperti olahan pare, lauk ikan, keripik pisang, hingga risoles sayur dijual dengan harga ramah kantong, sekaligus menjadi alternatif konsumsi sehat bagi masyarakat.
Program rutin setiap Rabu ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah kelurahan dan aparat keamanan setempat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan kegiatan, sekaligus memastikan stabilitas harga pangan di Bantaeng tetap terkendali.







