SELAYAR, MELEKNEWS.ID — Program subsidi penerbangan yang awalnya digagas oleh Gubernur Sulawesi Selatan periode 2021-2023, Andi Sudirman Sulaiman, kini diteruskan oleh Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakhrulloh. Pada tahun 2024, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran Rp 5 miliar untuk subsidi penerbangan, termasuk rute Makassar – Kepulauan Selayar.
Pada 2023, Andi Sudirman Sulaiman sebelumnya telah menggelontorkan Rp 20 miliar untuk subsidi penerbangan pada enam rute. Beberapa rute yang memperoleh subsidi termasuk Makassar – Masamba, Masamba – Sorowako, Makassar – Bone, Makassar – Selayar, dan Bone – Kendari.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga menyediakan bantuan keuangan untuk subsidi penerbangan di Kabupaten Tana Toraja, mendukung penerbangan langsung antara Toraja dan Balikpapan. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat sektor ekonomi daerah, khususnya pariwisata di Toraja.
Hasil dari program subsidi ini cukup signifikan, beberapa rute penerbangan yang sebelumnya mendapat subsidi kini berjalan tanpa dukungan tambahan. Contohnya, rute penerbangan Makassar – Toraja dan Toraja – Balikpapan yang telah beroperasi secara stabil.
Juru Bicara Andi Sudirman Sulaiman, Irwan, menyampaikan apresiasi atas kebijakan Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan yang melanjutkan program subsidi penerbangan ini. “Kami memuji langkah Prof Zudan yang kembali memberikan subsidi penerbangan. Program ini pertama kali dirintis oleh Bapak Andi Sudirman untuk mendorong perekonomian, terutama di daerah kepulauan seperti Selayar,” ujarnya, Sabtu 21 September 2024.
Menurut Irwan, program subsidi ini terbukti mampu mendongkrak ekonomi lokal dan memudahkan akses bagi wisatawan. “Subsidi ini telah membuka peluang penerbangan baru, dan beberapa rute yang kini berjalan lancar meski tanpa subsidi, seperti Balikpapan – Toraja, adalah hasil nyata dari kebijakan tersebut,” tambahnya.
Keberlanjutan subsidi penerbangan ini juga dianggap sebagai bukti penting dalam pembangunan konektivitas di Sulawesi Selatan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, mempercepat akses perjalanan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Sebelumnya, program yang diinisiasi oleh Andi Sudirman Sulaiman mendapatkan pujian dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang menyebutnya sebagai inovasi yang bisa dicontoh oleh provinsi lain. Pada Rapat Koordinasi Kemenhub dan Kemendagri, Selasa (22/11/2022), Budi Karya menyatakan bahwa kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam program subsidi penerbangan ini adalah best practice yang layak ditiru.


