TKA dan TKI Bentrok di di Morut, 11 Orang Jadi Korban



MOROWALI UTARA, MELEKNEWS — Bentrokan terjadi antara Tenaga Kerja Asing (TKA) dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di lokasi Mega industri Smelter Nickel PT GNI Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah pada Sabtu (15/1/2023) malam

Bentrokan tersebut terjadi di pull dump truck yang dimana dikabarkan TKA asal China melakukan penganiayaan terhadap karyawan TKI. Akibatnya bentrokan tersebut sampai masuk dalam kawasan industri smelter 2. yang dimana kedua belah pihak Saling lempar batu.

Bentrokan semakin memanas yang mengakibatkan terjadinya pembakaran roda dua milik TKA pada pukul 19.30 Wita, dimana saat itu terjadi pergantian shift dari siang ke malam.

Imbas dalam bentrokan tersebut juga menyebabkan terjadinya mogok kerja dari crew dump truck.

Menyikapi kejadian tersebut Kapolres Morowali Utara, AKBP Iman Wijayanto melakukan negosiasi dengan para crew yang mogok kerja. hingga Para crew tersebut bersedia meninggalkan site PT GNI dengan tertib.

Namun sangat disayangkan pada pukul 20.00 Wita malam bentrokan kembali terjadi di jalan antara smelter 1.

Tidak lama kemudian
massa juga menyerang dan membakar mess TKA serta beberapa kendaraan roda empat, loader dan mobil crane.

Tidak tanggung-tanggung bentrokan semakin luas dengan munculnya massa dari arah Desa Bunta yang langsung menyerang Pos 4 yang merupakan pintu gerbang dengan batu dan merusak mobil damkar PT SEI yang berada disekitar tempat tersebut.

Hingga munggu pukul 02.00 dini hari, masa masih terus berbuat anarkis dengan membakar alat berat dan roda empat serta lakukan penjarahan di mess TKA China dan TKI Indonesia

Setelah turunnya tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Morut akhirnya massa dapat dibubarkan yang membuat situasi kembali menjadi kondusif dan terkendali.

Selain itu Polres Morut juga berhasil mengamankan 70 orang terduga pelaku.

Ke 70 orang tersebut akan diancam padal Pasal 363, 351, 406 dan pasal 212 KUHP

Dalam bentrok tersebut puluhan orang telah menjadi korban. Berikut daftarnya:

1. Pang Long Jien (lutut tergores)

2. Shi Rue (memar pergelangan kaki kiri)

3. Zhong Sing Cun (memar badan kiri/rusuk)

4. Tang Wei Zhong (luka jari kelingking sebelah kiri)

5. Shen Chen (luka lutut kaki kiri)

6. Alexander (luka lecet lengan kanan)

7. Faisal Sumbi (luka memar bagian dada sebelah kiri, luka memar bagian kaki kanan)

8. Wesi Toda’a (luka robek bagian bibir)

9. Hermanto Silitonga (luka tusuk perut dan memar kepala).

10. Satu orang meninggal dunia WNI, belum diketahui identitasnya.

11. Satu orang meninggal dunia WNA belum dketahui identitasnya.

Selain 11 orang yang telah menjadi korban
tersebut sejumlah barang yang merupakan inventaris PT GNI mengalami kerusaka diantaranya :
– 1 unit mobil Hilux (terbakar)
– 2 Unit dump truck (terbakar)
– 1 unit wheel Loader (terbakar)
– 1 unit mobil crane (terbakar)
– 1 unit mobil damkar (rusak)
– 1 unit Mobil LV (terbakar)
– 100 kamar mess WNA dan WNI (rusak dan terbakar