MAKASSAR, MELEKNEWS.ID – Target penurunan stunting di Indonesia telah ditetapkan 14% pada tahun 2024. Saat ini kasus stunting masih di angka 24%.
Anggota Komisi IX, DPR RI, Aliyah Mustika Ilham Bersama BKKBN melalui program KIE Program Percepatan Penurunan Stunting, gencar melakukan Sosialisasi.
“Kita berharap, target nasional menurunkan angka stunting hingga 14% dapat tercapai. Mengenali penyebab stunting dan cara pencegahannya menjadi solusi agar target terpenuhi,” ujarnya, saat mengelar Sosialisasi di Kec Wajo, Kamis malam (17/11/2022).
Salah satu upaya untuk mencegah stunting, selain memperhatikan nilai gizi anak, juga mempertahankan pola hidup sehat.
“Pola hidup sehat salah satu cara atasi stunting, kondisi sanitasi, serta memberikan perhatian lebih pada anak,” lanjutnya.
Sosialisasi kali ini, digelar di Kec Wajo, bersama ibu-ibu Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), dengan menghadirkan Koord Bidang KSPK BKKBN Prov Sulsel, Irma Wahyuni Bachyiar,S.Sos, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Chaidir S.Stp,M.Si.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Chaidir, menyampaikan untuk Kota Makassar stunting berada diangka 18%, termasuk yang terendah di Sulawesi Selatan.
“Untuk ketersediaan makanan, Makassar aman. Setiap hari penjual ikan, tahu, tempe, lewat di depan rumah. Hanya saja, terkadang perhatian orang tua kepada anak yang perlu ditingkatkan. Kesibukan orang tua, terkadang kurang memperhatikan kondisi kembang anak. Bahkan tidak jarang terlihat orang tua hanya berikan hp kepada anaknya agar tidak rewel, sampai akhirnya lupa makan,” tuturnya.
Kesadaran bersama, untuk lebih memberikan intervensi khususnya di 1000 hari pertama kelahiran, menjadi hal penting, untuk mencegah stunting.







