BANTAENG, MELEKNEWS — Aktifis LSM Bantaeng, Aidil Adha, Senin (22/8), mengaku, dia bersama Kasatpol PP, Kasat Intel Polres Bantaeng, Sekretaris Kesbangpol Bantaeng, Kabid Perikanan Bantaeng, Lurah Lembang, menindaklanjuti pengrusakan dan pembakaran perahu milik nelayan Bantaeng oleh oknum nelayan Bulukumba.
Dipaparkan Aidil, dia bersama unsur elemen pemerintah di atas, berembuk dengan Kepala Kesbangpol Bulukumba. Hasilnya, lanjut Aidil, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengundang perwakilan keluarga nelayan yang menjadi korban. “Insya Allah, besok (Selasa, 23/8), bapak Bupati Bulukumba mengundang kami untuk membicakan masalah ini”, akunya.
Aidil berkeyakinan, bahwa Andi Utta – Bupati Bulukumba, mampu menyelesaikan masalah ini dengan bijak. “Kami tahu, bapak Andi Utta yang kami kenal sangat merakyat, memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Sehingga kami berkeyakinan, Bapak Andi Utta bisa menyelesaikan masalah yang menimpa nelayan Bantaeng”, urainya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sabtu (19/8), ratusan nelayan Ujung Labbu, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, memblokir jalan poros nasional yang mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total selama beberapa jam. Aksi tersebut merupakan imbas dari ulah oknum nelayan Bulukumba yang membakar dan menenggelamkan dua perahu milik nelayan Bantaeng.
Diharapkan Aidil, pertemuannya dengan Bupati Bulukumba yang menghadirkan perwakilan keluarga korban, bisa menjadi penyejuk bagi korban. “Saya berharap, pertemuan dengan Bupati Bulukumba, bisa menjadi pengobat traumatik bagi korban. Harapan lainnya, kami berharap pak Andi Utta memberikan konpensasi kepada dua nelayan yang menjadi korban”, harapnya.
Ditambahkan Aidil, penyerangan terhadap nelayan ini diharapkan adalah yang terakhir kalinya. Artinya, tidak ada lagi oknum yang melakukan penyerangan terhadap nelayan dimasa-masa yang akan datang. (sah)







