Ratusan Nelayan di Bantaeng Tutup Akses Jalan Bulukumba -Makassar



BANTAENG, MELEKNEWS — Ratusan nelayan di Bantaeng menggelar aksi tutup jalan poros Bulukumba- Makassar, tepatnya di Kampung Ujung Labbu, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Sabtu (20/8/2022).

Bukan tanpa alasan, aksi tersebut dilakukan karena adanya pembakaran dan pengrusakan perahu mereka yang dilakukan oleh sejumlah nelayan warga Kabupaten Bulukumba pada Sabtu 20 Agustus 2022 sekitar pukul 05. 00 dini hari.

Salahsatu korban, Saso (38) menjelaskan kalau Dia bersama dengan temannya tidak mengetahui apa permasalahan sehingga perahu yang dinaikinya menangkap ikan di perairan Bulukumba tersebut dibakar dan di rusak.

Perahu nelayan Bantaeng yang telah dibakar

Penyerangan tersebut dilakukan disaat, Saso sedang asik mencari ikan di perairan tersebut.

“Kami tiba-tiba diserang oleh sejumlah orang yang menggunakan topeng dengan membawa senjata tajam” ucapnya saat ditemui pada Sabtu (20/8/2022)

Hal senada disampaikan oleh pemilik perahu, Abd. Kadir (60), menurutnya tindakan yang dilakukan oleh sejumlah nelayan di Bulukumba tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

Dia menyampaikan kalau pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib namun dianggap kurang ada respon sehingga pihaknya melakukan aksi tutup jalan.

Dia menyebutkan kalau akibat dari aksi yang dilakukan oleh nelayan Bulukumba tersebut satu perahu hangus terbakar dan satunya lagi mengalami rusak berat.

Bukan hanya perahunya akan tetapi seluruh alat yang ada diatas perahu tersebut juga tidak dapat diselamatkan.

Perahu nelayan Bantaeng yang telah dirusak

“Alat yang kami gunakan untuk mencari ikan seperti mesin perahu dan lainnya sudah tidak dapat kami selamatkan” tuturnya.

Lebih lanjut, Dia menyampaikan kalau seluruh alatnya ikut hangus terbakar dan akibatnya mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah, olehnya itu meminta kepada pihak yang bertanggungjawab atas pengrusakan perahu untuk membayar kerugian kami” jelasnya.

Korban meminta agar pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk ikut membantu dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dari hasil pantauan di lapangan tampak Bupati Bantaeng, Ilham Azikin melakukan mediasi dengan para nelayan kemudian menuju ke Kabupaten Bulukumba untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut.

Dari hasil mediasi dengan Bupati Bantaeng akses jalan akhirnya dibuka kembali oleh Nelayan yang telah menjadi korban, Namun mereka mengancam akan kembali menutup jalan tersebut jika masalah ini tidak diselesaikan dalam waktu dekat.

Diketahui 4 perahu nelayan asal Kabupaten Bantaeng menuju Kabupaten Bulukumba mencari ikan dengan menggunakan perahu yang mereka sebut Pe’re-pe’re.

Setiap perahunya dinaiki 3 sampai 4 orang nelayan, yang dimana cara mendapatkan ikan mereka menggunakan penerangan balon lampu yang kwt tinggi.(Shr).