Sesaat Setelah Kecurian, TNI-POLRI Temukan Barang Milik Guru TK di Bantaeng



BANTAENG, MELEKNEWS — Dua orang guru yang mengajar di sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Negeri ranting Letta, yang terletak di Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulsel mengalami kecurian pada Rabu (21/7/2021)..

Akibatnya dua orang guru TK tersebut histeris karena kehilangan tas dan sejumlah barang berharga yang ada didalamnya.

Tidak lama setelah kejadian Babinsa, Serka Syamsuddin bersama Bhabinkamtibmas Polres Bantaeng, Aipda Arwan mendatangi lokasi kejadian sesaat setelah salah seorang guru menghubunginya.

Tanpa pikir panjang dua aparat pemerintah tersebut langsung bertindak dan melakukan olah TKP.

Aipda Arwan menerangkan kalau dari hasil keterangan yang dia dapatkan kejadian tersebut bermula saat sekolah sedang menerima tamu.

Menurutnya, seperti biasa pihak sekolah menjamu tamu tersebut di ruangan kantor yang letaknya berada disamping kelas tempat kejadian perkara.

Dia juga mengatakan kalau kedua orang guru tersebut yakni, Nurlina dan Suriyani
baru menyadari bahwa tasnya telah hilang di sambar pencuri setelah para tamu tersebut pulang.

“Setalah tamu mereka pulang dia kembali ke ruangan kelas yang ada di sebelah Kantor untuk mengambil sesuatu di tasnya, namun alangkah kagetnya mereka ketika menyadari kalau barangnya tersebut telah hilang” ucapnya.

Alhasil pencuri berhasil membawa kabur dua buah tas yang berisi sejumlah dokumen penting dan uang tunai lebih RP 7 juta.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan dua orang aparat pemerintah tersebut maka diduga pelaku pencurian masuk kedalam sekolah dengan memanjat tembok belakang sekolah.

Keduanya pun kemudian menyusuri belakang sekolah yang merupakan Pemakaman umum, dan benar mereka mendapati bekas pijakan kaki yang masih basah.

“Kami ikuti pijakan kaki dan sampai diujung ternyata kami menemukan dua buah tas yang hilang tersebut tergeletak di atas tanah” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan maka diketahui kalau barang yang hilang dari kedua isi tas tersebut hanya uang tunai sebanyak lebih dari RP 2 juta.

“Anehnya pencuri hanya mengambil uang tunai RP 2 juta dari total lebih dari RP 7 juta yang ada dalam tas tersebut” tuturnya.

Sementara itu Serka Syamsuddin berharap agar para guru di sekolah tersebut selalu ekstra hati-hati dan waspada setelah adanya kejadian tersebut.

“Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar selalu waspada setiap waktu karena kejahatan bisa saja datang kapan saja” jelasnya.