BANTAENG, MELEKNEWS — Bupati Bantaeng, Ilham Azikin memantau langsung sejumlah titik di Bantaeng yang dianggap rawan terkena banjir, Dia mendatangi rumah warga satu per satu, pada Rabu (7/7/2021)
hal tersebut dilakukan untuk memastikan keadaan warga dan wilayah di Bantaeng yang rawan terancam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang tadi
Bersama Dandim 1410/Btg, Letkol Armed Gatot Awan Febrianto, Kepala BPBD Bantaeng, Irfan Fajar serta unsur Forkopimda lainnya, Ilham Azikin mendatangi rumah warga. Sesekali dia juga menghubungi tim Basarnas untuk membantu melakukan evakuasi.

Ilham Azikin terus berkeliling hingga dini hari dan memastikan genangan air sudah surut. Dia juga memastikan kondisi Cekdam Balangsikuyu tetap aman.
Untuk memastikan keadaan warga dan wilayahnya tetap aman, Bupati bergelar doktor pemerintahan ini kembali mendatangi rumah-rumah warga terdampak banjir pagi harinya, Seperti di Kampung Kayangan, Garegea, Jalan Lorong Sunyi, dan kawasan pasar sentral Bantaeng.
Di sana, Ilham Azikin mengerahkan sejumlah jajarannya untuk membantu warga setempat membersihkan sisa-sisa sampah dan lumpur di jalan yang dibawa oleh banjir.
Dia juga perintahkan Dinas PU untuk segera mengeruk saluran air yang mengalami penyempitan.
“Kita sudah pantau melihat titik-tiik, sampai pagi ini saya sama Kadis PU memang kesimpulan kita untuk sementara ada beberapa saluran yang mengalami penyempitan,” ujar Ilham Azikin di lokasi kejadian pascabanjir, Kamis pagi, (8/7/2021)
Lebih lanjut Dia mengatakan kalau yang akan menjadi prioritas untuk dikerja semua yang tersumbat akan diangkut dulu. Seperti di garegea, lasepang dan daerah monginsidi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, BPBD, Dinas PU, dan Damkar telah mengangkat sampah berukuran besar yang membuat jembatan di Kampung Kayangan tersumbat.
Dia juga mengajak kepada semua warga Bantaeng untuk senantiasa waspada, tetapi tidak panik. Dia berharap warga bisa menghindari wilayah-wilayah berbahaya untuk mengcegah adanya korban jiwa.
“Segera laporkan ke pemeritah setempat jika ada kondisi yang membahayakan,” jelas dia.(*)







