Bantaeng Kabupaten Pertama di Indonesia Jadi Pusat Rujukan Stunting

Selasa, 16 Februari 2021 | 14:49 WITA
Penulis :
dr. Andi Ihsan, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng saat presentasi tentang Bantaeng Rujukan Stunting pertama di Indonesia, Senin (15/2/2021).
dr. Andi Ihsan, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng saat presentasi tentang Bantaeng Rujukan Stunting pertama di Indonesia, Senin (15/2/2021).

BANTAENG, MELEKNEWS — Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng memperkenalkan pusat penanggulangan Gizi terpadu. Gedung berlantai dua di Kecamatan Pa’jukukang ini menjadi satu-satunya rujukan dan pusat penanganan stunting di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, gedung ini rencananya akan mulai beroperasi pada awal Maret mendatang. “Kami akan mengundang kepala BKKBN pusat untuk meresmikan gedung, Maret mendatang”, kata Kadis, Senin, (15/2).
Menurutnya, bangunan ini akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penjunjang untuk menjaga dan melindungi anak-anak Indonesia dari Stunting dan masalah gizi. “Fasilitas-fasilitas penanggulangan gizi di gedung ini terbilang lengkap. Juga dokter spesialis akan dilengkapi dengan fasilitas medis seperti perangkat takar gizi dan sebagainya,” paparnya.
Diambahkan Kadis, Bantaeng saat ini menjadi salah satu daerah percontohan untuk penanganan stunting terbaik di Sulsel. Persentase kasus stunting di Bantaeng paling kecil di Sulsel. Keberadaan gedung penanggulangan gizi ini menjadikan Bantaeng sebagai pilot project nasional penanganan stunting.